Puisi Pagi


Karena pagi ini aku mengingatmu.
Entah sejak subuh, atau sejak selesai bacaanku.aku mengingatmu.

Setiap apa yang kulakukan tiba tiba menjadi "karena"mu.
Termasuk pupil mataku yang tiba tiba melebar.
Kamu, sesekali bisa menutup mataku meski sebenarnya terbuka.

Kamu, yang mungkin sekian ratus hari lagi aku tidak akan bertemu.


Karena setiap karenamu. 
Aku melakukannya seolah sudah sering malakukannya.
Karenamu, sedikit aku belajar bagaimana menjaga diri sebagai ancaman, bukan dari ancaman.
Karenamu, pagi ini selalu lebih dingin dari pagi pagi di musim hujan lainnya.

Karenamu, setiap karenamu adalah ujian.



Dan kebiasaan kebiasaan yang tidak biasa kulakukan, aku ingin bisa membiasakan.
Tapi tidak karenamu.
Karena yakin-yakinnya aku.

Kamu ingin aku melakukannya bukan karenamu.



Kamu, yang sepagi ini sudah mendnginkanku.



surabaya, 21 Desember 2017

Baca Juga : 

Comments

  1. Thanks for finally talking about >"Puisi Pagi" <Liked it!

    ReplyDelete

Post a Comment