Nonton FIlm

Kunjungi http://voucherhotelliburan.blogspot.com/ untuk dapatkan Voucher Hotel termurah pilihan anda.

----------
Hari ini aku ingin menulis cerita, tetapi entah kenapa, jadinya aku  masih susah untuk menulis.  Ada beberapa ide yang aku sama sekali belum punya kalimat pokok untuk menulis. Jadi aku belum bisa meneruskan ceritaku.
Jika ditanya soal cerita perpustakaan. Sebenarnya aku sudah punya kerangkanya untuk aku tulis. Tetapi aku belum berniat untuk menulisnya, aku masih ingin menyimpannya lebih dulu.
Tempo hari setelah aku menulis perpustakaan 2 aku ingin menerjemahkan  sebuah buku. Buku ini berisi banyak tools untuk meraih sukses dalam sebuah bisnis. Bukunya dalam bahasa inggris. Keinginanku untuk menerjemahkan sebernarnya bukan karena aku ingin tau apa isi yang terkandung didalam buku itu. Tetapi yang paling utama  buatku adalah, aku ingin meningkatkan kualitas bahasa inggrisku.
Dan aku rasa meski dari bantuan google translate, aku bisa menerjemahkannya. Dan tentu akan menambah kosakataku dalam bahasa inggris.
Tetapi kenyataannya pada minggu-minggu ini aku justru banyak nonton film dari pada menulis. Dalam minggu ini saja, aku sudah menonton film: Kimi no na wa, Digimon 2015, Conan 2014, Conan 2015, Orange, anthem of hearth, Sempai to Kenojo.
Baca Juga: Riwayat Hidup Sebenarnya

Entah kebetulan atau sengaja, ternyata film film itu semuanya film japan. Aku suka film film japan. Aku tidak begitu mengenal artis jepang. Paling yang kukenal hanya artis porno Maria Ozawa saja. Itupun taunya dari berita beberapa tahun lalu yang begitu heboh di media.
Tapi dari film jepang, kebanyakan karakternya benar-benar hidup. Dan entah kenapa, antara anime dan film yang diterbitkan japan. Karakternya sangat sesuai dengan budaya mereka. Japan.
Mungkin jika aku melanjutkan kebiasaanku setiap hari menonton film japan, akan membuatku lebih tau bebarapa kalimat ekspresif untuk percakapan orang jepang. Selain kata sayonara, arigato, dan mungkin ai shiteru. 3 kata itu sudah aku tau dari dulu. Entah sejak kapan.
Dari film  yang kutonton, ada beberapa vocal yang ku tau, seperti Sogka? Aku bacanya seperti itu. Tetapi pada penulisannya aku tidak tau. Dari translate film itu, itu sejenis kata tanya yang sedikit heran “begitukah?”. ya semoga saja translatenya benar, jadi aku tidak terbodohi dengan kata itu.
Tapi meski demikian, tidak ada masalah jika ternyata itu salah. Toh kenyataannya aku tidak sedang belajar bahasa jepang. Aku hanya mengingat beberapa kita saja. Ada beberapa ide yang aku kemudian menyukai menonton film japan.
Filmnya tidak realistis. Artinya pada kenyataan sangat mungkin tidak ada kejadian demikian, tetapi ide untuk menceritakan sebuah pengetahuan dan diimplementasikan dalam kehidupan itu cukup menarik.
Baca juga : Jomblo tidak diakui di Indonesia
Seperti dalam film Orange, cerita di film itu sangat mungkin tidak bisa terjadi di dunia nyata. Tetapi dari kesemua cerita di film itu menjelaskan bahwa sebuah teori tentang perjalanan waktu. Seandainyapun kita bisa pergi ke masa lalu, kita tidak akan pernah bisa mengubah masa depan. Karena dunia berjalan secara paralel.
Artinya. Jika perjalanan kehidupan kita adalah dari A - Z kemudian kita sudah sampai di tahap M dan ingin mengubah kehidupan kita dengan datang ke masa lalu. Maka sebenarnya kita tidak merubah apapun.
Ketika kita sampai di M, kemudian kita kembali ke periode H maka yang terjadi setelah H adalah I’, J’, K’, L’, dan M’.
Artinya kehidupan sebenarnya yang tetap sampai di M, tidak akan berubah, dan kita hanya membuat sebuah cerita kehiduapn baru yang berjalan berdampingan.
A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, dst
A, B, C, D, E, F, G, H, I’, J’, K’, L’, M’, N’, dst

Sekalipun masa-lalumu kau datangi dan kau rubah, masa depanmu akan tetap sama saja. Sedikit kesimpulan yang aku terima dari film itu.

Comments