Gara gara sms doank

Kemarin pas tidur siang, ada telpon dari nomor dengan awalan 001628xxxxxxxxx. Sudah pasti itu dari nomor indonesia, tapi karena aku males banget, kureject aja. Telpon kedua, hapiku mati kelaparan. Hahahah
Begitu kuhidupin lagi, dia sms isinya "ini siapa?" Ternyata di hapeku ada history sms dengan nomor itu, ku baca terus ke atas, ternyata nomor itu nomor temen SMA ku dulu, dia cewek, cuma skrg udah nikah dan udah punya anak. 

Begitu aku tau itu nomor temenku, ya udah aku biarin aja. Aku gak bales aku gak simpen. Soalnya di pesan terakhir temenku sebelum lebih dari 1 tahun dia gak sms lagi, temenku itu pernah bilang "dil, nomor kamu gak ku simpan di hape. Tapi aku simpan kartu namamu. Soalnya kalau ketahuan suamiku aku simpen nomor cowok, dia bisa marah. Kamu jangan pernah lagi hubungi aku kecuali aku yang hubungi kamu."
sejak saat itu memang aku gak pernah lagi hubungi dia. Bahkan aku pulang kemarinpun aku sudah tidak ngabarin dia. Padahal gak pernah punya masalah apapun. Hehehehe 

mengingat kejadian itu, jadi dulu pernah aku bbman sama temenku itu. Chat banyak, bahas apapun. Lama chatnya cukup panjang. Ada bahas kerjaaanya, ada bahas keluarganya, termasuk bahas suaminya juga. Ya gimana kalau temen lama terus curhat lah. Tak mungkin aku cerita disini. Hehehe 

sampai pada akhirnya dia nulis penutup "oke sayang." Ya aku jawab, "sayang, sayang, di gantung suamimu kau nanti." Lalu chat udah kelar. Besoknya, ada orang invite bbm ke aku. Namanya aku lupa skrg. Hehehe
begitu ku accept invitenya, langsung kirim pesan "mas, makasih dah gak mau di panggil dia sayang." Aku paham. Ini pasti suaminya temenku tadi. Dia gak bilang namanya, tapi foto DPnya ada capturan dari percakapanku yang ada sayang-nya itu. Aku sih no komen sama dia, aku cuma balas "ini siapa?"
"Suaminya Sxxxxa "
"Oh, salam kenal mas. Aku temen sekolahnya dulu." Jawabanku sederhana, gak merasa bersalah atau apapun. Hehehe sampai karena kejadian itu, besoknya aku cari temen kerjanya temenku di fb, dan kutanyakan emangnya mereka kenapa? Apa ada maslah gara gara chat sama aku? Dijawabnya, iya mas. Sejak saat itu aku gak pernah hubungi dia lagi.

beberapa bulan kemudia dia hubungi aku, intinya minta maaf. Padahal aku gak merasa dia ada salah. Malah kutanya, emang yg jadi masalah apa? Kok bisa aku sampai ikut ikut di masalah keluargamu? "Aku itu mau bales temen kuliahku dil, dia temen sekamar ya jelas donk ku bilang 'ok sayang'. Ternyata aku salah kirim ke kamu, makanya setelah itu chatnya ku tutup dan ku hapus. "
"Gak kamu jelasin ke suamimu?"
"Sudah" 
"Ya wes lah"
Dan percakapan gak banyak setelah itu lose kontak lagi, sampai hari ini aku nulis ini, aku masih gak tau kabarnya. Semoga tetep sehat, bahagia, keluarganya tak ada masalah, tetep sakinah, mawadah, dan rahmah. 

Itu secuil cerita yang berhubungan dengan temen cewek, tapi dia sudah menikah. Ada lagi yang lebih ekstrem, sampai aku bener bener gak pernah hubungi dia lagi selama lebih dari 5 tahun. 
Sebenrnya masalahnya salah paham, awalnya dia hubungi aku karena dia dan suaminya mau bikin usaha kecil kecilan. Ok. Lalu dia mau pinjem aku buat tambah modal belanjaanya. Gak banyak cuma 100rb. Sampai hari berikutnya aku kasih, kubilang nanti kutitipin temenku yang kerja deket tempat tinggal dia. 
Besoknya ku kirim sms ke nomornya, isinya "pesenanmu udah kutitipin si H, ambil saja ditempat kerjanya." Siangnya, aku sms ke temenku yang aku titipin itu. Dia bilang yang ambil duit itu suaminya. Kujawab iya gpp. Ya karena kupikir, mereka keluarga mestinya kan gak ada rahasiaa, apalagi soal pinjem duit gini. 
Beberapa hari kemudia, aku denger dari temen lain, katanya kalau gara gara duit 100rb itu temenku yang pinjem duit ke aku itu di bentak suaminya. Katanya masih punya hubungan sama ku dan sebagainya. Sejak itu aku gak pernah lagi hubungi dia bertahun tahun. Hahahah 
Sampai ketemu lagi di mall surabaya dia jadi sales CC suatu bank, dan aku narik tunai di ATM situ.gak sengaja ketemu disitu.

Dua pengalaman  ini sih tidak Membuat aku jadi gak mau kontak temen ku yang cewek dan yang dah menikah, tapi memang sedikit membuat jarak saja. Heheheh 

Semoga cerita ini cukup bikin pengalaman kita bertambah, dan siapapun yg ada di cerita ini tidak tersinggung. Aku minta maaf jika ada yang menyinggung. 
dasarnya hanya berbagi pengalaman, bukan share ketidak-baikan. 

#kenyataan #blankidea 

Comments