Selamat pagi dhee, , ,

Selamat pagi dhee, , ,
Semoga pagimu ini indah. Apa kabar kamu yang tak sempat jadi sandaranku?
Semoga bertambah baik, semoga bertambah sehat, dan semoga semakin jauh lebih cantik. Cantik parasmu, cantik sikapmu, cantik imanmu.

selamat pagi dhee

Sempat (mungkin kata yg lebih tepat adalah "berkali-kali") aku ingin memelukmu. Ketika kita duduk berdua sambil menikmati jalanan kota. Ketika kita makan berdua di cafe yang kamu suka makanannya. Dan mungkin kau tak tau dhee, ketika aku memboncengmu aku begitu berharap kau memelukku dari belakang. Berharap sekali.
Aku masih ingat, hampir tiap malam minggu kita keluar bareng, nongkrong, hunting makanan murah dan enak di malam hari. Kita habiskan malam singkat berdua.
Aku juga masih ingat betul tentang ceritaku soal gadis gadis yang kudekati, tentang mantanku yang selalu minta ini dan itu. Aku ceritakan soal mereka kepadamu.
Sejujurnya dhee, cerita itu hanya bualan, hanya agar aku punya bahan menghabiskan malam bersamamu. Kamu cukup tertutup dengan persoalanmu. Jadi aku hanya bisa sedikit menggali tentang hatimu.
Dhee, semoga pagi ini pagi yg bahagia untukmu. Sebahagia yang pernah kurasakan bersamamu dulu. Bahagia menjadi sahabat yang sungguh mencintaimu.
Dhee, hari ini, esok dan seterusnya. Karena tanggungjawabku, aku akan dan selalu mencintai istriku. Seperti aku mencintaimu dulu. Dan jika dulu aku bisa mengambil tanggungjawab menafkahimu karena cintaku, mungkin pagi ini kita bisa menikmati teh hangat bersama.
Selamat pagi dhee, , ,

Sahabatmu.

NB: kamu dah punya keponakan loh. Dia ganteng. ;-)

Comments

  1. puisi ini paling kusuka. sampai pada 2017 aku membacanya ulang dan ulang. begitu bagus untuk dinikmati.

    semoga pembaca juga senang. :-)

    ReplyDelete

Post a Comment