Sapu Tangan

yang tak aku bawa darimu hanyalah topi.
sapu tangan putih ini, hadiah perpisahan keberangkatanmu belajar lagi.
masih kusimpan. kubawa hingga kini. bahkan kemanapun aku tinggal.
sapu tangan ini menemani.

lebih sering terabaikan memang. tapi percayalah ia selalu ada didekatku.
dan harumnya, jika kuhirup sambil memejamkan mata, harumnya sama.
sama seperti pertama kali kamu berikan padaku.

aku pun masih ingat, ingat hal yang sering buatku bertanya-tanya.
ketika aku tanya scara fisik, apa yang kau suka dariku?
kau bilang punggung. ada apa dengan punggungku?
aku tak mengerti, dan rasanya tak perlu mencari jawaban.
tapi yang pasti, aku suka jawabanmu.

kau memperhatikanku

maafkan aku karena perlakuan yang salah. aku minta maaf.
semoga engkau berbahagia selalu.

Comments