Di Sini Saja

aku masih selalu mengingatnya.
hari dimana dia memberikan kabar kepulangannya.
ada pesan masuk dari nomor yang hampir tak pernah lagi aku kirimi pesan.
"aku pulang lusa" kira-kira begitulah.
ini kabar yang menggetarkan hati, kabar yang tak pernah disangka akan datang.
benar-benar mengejutkan.

dan hari ini aku duduk di kursi tunggu terminal kedatangan.
aku menunggunya, sambil berharap-harap cemas.
entah apa yang kucemaskan, aku bahkan tak mengerti.
sambil sesekali kulihat kearah jam.
ah, dia masih di langit.

dan sampai pada saat dia tiba dan keluar dari pintu penumpang.
aku hanya berdiri disini.
memandangnya.
tersenyum dengan air mata.
betapa bahagianya ia dipeluk ibunya. ayahnya. dan adiknya.

ya, aku disini tidak untuk menjemputnya.
kabar darinya tentang kepulangannya sudah cukup membuatku bahagia.
aku datang hanya untuk melihatnya,
hanya ini satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk menatapnya.

Comments

Post a Comment