Kamar Kontrakan

hitam pekat.
menu sarapan donasi tetangga.

di kardus pojok kamar,
sisa sisa keringat menempel ditumpuk.
di tambah lagi yang di tumpuk
bertambah lagi bakal di tumpuk.

inginnya hati,
tak usalah gunda dengan yang sisa keringat
andai saja sudah hadir yang membasuh keringat.

ha ha
tapi bagaiman mungkin.
sedang hasrat memeluk kekasih pun
terbungkus koran minggu lalu di sudut pintu.

kini tinggal nyalakan lampu
atau buka cendela pagi.
biar terang.
dan tau
kalo ternyata
kamar ini tanggung jawab sendiri.

Comments