disaat Kita Harus Mengerti

sepantasnya para penyair menulis rayuan untuk kekasih,
selayaknya pula para musisi bernyanyi buat terkasih,
maka malam ini kucoba untuk coding memasuki hatimu, kekasih...

dalam larut mimpimu di balik selemut malam,
aku bukanlah semalam atau bahkan semenit mimpimu,
aku adalah temporary file dalam jiwamu,
tak kan takut jiwaku meski tak bermimpi dirimu tentangku.

dan ketika semangatmu membakar jiwamu,
cinta hanyalah kata,
tetapi tak ada yang tak sadar di antara kita,
kita tetap cinta.

hingga di saat kita harus mengerti,
bukan cinta yang harus kita jaga,
maka,
salinglah percaya dan dapat dipercaya.

Comments