BERSELINGKUH, DISELINGKUHIN, ATAU JADI SELINGKUHAN?



Apakah Diantara Kamu Pernah Mengalami Jadi Salahsatunya? Atau Justru Sekarang Dalam Keadaan Demikian?
Mari Kita Bahas Sama-Sama Disni.



JADI SELINGKUHAN, Rasanya Seperti Barang Cadangan. Hanya Dicari Jika Yang Utama Tak Bisa Melayani. Bahkan Ketika Bertemu Pun, Kayak Main Petak Umpet, Lari Kiri Lari Kanan.
Kalo Udah Tau Kayak Gitu, Kenapa Mau Jadi Selingkuhan?
Tentunya Dengan Berbagai Alasan. Disini Coba Digambarkan Alasan Yang Menarik. Bercermin Pada Mereka Yang Sudah Berpoligami Atau Yang Pernah Mengalami Poligami. Tenyata Mereka Yang Mendua Lebih Cenderung Untuk Selalu Ingin Dekat Dengan "Ia" Yang Kedua. Bahkan Sebagian Besar Waktunya Dihabiskan Dengan Selingkuhannya Tersebut. Karena Itulah Jadi Selingkuhan Bisa Jadi Pilihan, Karena Bisa Dapatkan Perhatian Yang Lebih Dari Pada "Ia" Yang Utama.
Tetapi Ada Yang Unik. Biarpun Dapat Perhatian Dan Waktu Yang Lebih Banyak. Ternyata Keseriusan Itu Masih Ngambang. Yang Jadi Selingkuhan Ragu Apakah Ia Yang Selingkuh Benar-Benar Serius Dengannya Sehingga Ia Yang Jadi Selingkuhan Tak Bisa Benar-Benar Yakin.
Dan Berikut Adalah Beberapa Sikap Yang Akan Di Ambil;
Jika Yang Jadi Selingkuhan Adalah Cewek;
-"Putusin Aku Atau Ceraikan Dia!" Ini Keadaanya Baru Tau Kalau Sedang Jadi Selingkuhan. He He He
-"Kamu Bisa Putusin Aku, Tetapi Aku Lebih Berharap Kamu Nikahi Aku Segera." Ini Pilihan Yang Baik Hati, Padahal Tau Kalau Ia Bakalan Jadi Istri Kedua.
-Tapi Kalau Si Cowok Masih Belum Berkeluarga, Jadinya Kayak Gini; "Nikahi Aku Dan Putusin Dia ! "  Ini Wajar Og, Tak Sekejam Yang Pertama. He He He
- Dan Ada Banyak Jawaban Yang Lain, Tapi Yang Dicba Di Tulis Disini Adalah Jawaban Yang Nyeleneh Aja. He He He
Tapi Kalau Yang Jadi Selingkuhan Ternyata Cowok, Seharusnya Hanya Demikian;
"Sekarang Kamu Pilih. AKU PUTUSIN KAMU, ATAU KAMU PUTUSIN DIA?"
Habis Baca Di Atas, Mau Gak Ya Jadi Selingkuhan?

DISELINGKUHIN, Umumnya Dalam Kondisi Inilah Yang Paling Menyakitkan. Cewek Ataupun Cowok, Kalau Sudah Tahu Ternyata Sidia Selingkuh, Sakitnya, Marahnya, Dan Kecewanya Bukan Main.
Sikap Yang Di Ambil Juga Beragam, Ada Yang Bilang; "Kita Cukup Sampai Disini, Tak Usah Lagi Dijelaskan. Aku Sudah Mengerti" Padahal Dihatinya Masih Belum Mengerti Apakah Ia Siap Untuk Putus? He He He. Ada Juga Yang Sikapnya Marah-Marah GAJEBO (Gak Jelas Bo'. . .) Tapi Gak Mau Diputusin, Padahal Si Cowok Juga Gak Mau Putus Sama Selingkuhannya Tadi. Nah Lho? Terus Piye Iki?
Dan Ini Sikap Yang Paling Lembut;
"Sayang, Kamu Satu-Satunya Dihatiku.
Aku Butuh Kamu.
Aku Tak Bisa Jalani Hidup Tanpamu.
Mengertilah Aku.
Kembali Padaku.
Jangan Bosan Denganku."
Uuuuhhhh, Co Cwet,,, Jadi Terharu.
Dan Di Antara Kamu Yang Pernah Diselingkuhin, Masih Mau Gak Sih Sama Sidia?

BERSELINGKUH, Ini Dia Rajanya Yang Bikin Masalah. Ada Yang Bilang; "Selingkuh Itu Selingan Indah Tapi Keluarga Tetap Utuh". Indah Atau Gak, Itu Gak Penting. Yang Penting, Kenapa Selingkuh?
Alasan Yang Umum;
- Kurang Perhatian.
- Ada Yang Lebih (Lebih Cantik/Tampan, Lebih Kaya Atau Yang Lain).
- Buat Selingan Karena Pasangan Lagi Jutex.
Dan Ternyata Ada Yang Menggelitik Alasannya. Ada Yang Bilang Selingkuh Karena Hoby. Nah Lho?
Bagi Yang Hobynya Selingkuh. Selingkuh Itu Nggak Akan Bikin Dia Takut Keluarganya Hancur Atau Pecah. Tapi Justru Keluarganya Awet. Kok Bisa?
Ini Hasil Pengamatan Dari Pengalaman Teman. Ketika Dia Berselingkuh, Ternyata Sebelum Dia Pergi Ke Temapt Selingkuhannya Itu, Ia Cukupi Dulu Kebutuhan Istri Dan Keluarganya. Jadi Ya Pantes Aja Istrinya Gak Curiga, Soalnya Udah Di Kasih Uang Belanjaan Yang Cukup. Ha Ha Ha
Terus Ada Lagi Resep Yang Lain, Katanya Biar Selingkuhannya Itu Gak Curiga Kalau Dia Udah Punya Istri. Caranya Gimana? Ternyata Eh Ternyata Sederhana Aja. Yang Penting Sikapnya Apa Adanya Aja Gak Pernah Bilang Kalau Udah Berkeluarga, Tapi Juga Gak Bilang Kalau Single.

So, Apakah Ada Yang Berminat Untuk Selingkuh? :D
Ayo Kasih Kometar di bawah. :D

Comments

  1. Aku suka ceritanya, itu seperti ceritaku yg di selingkuhin..

    ReplyDelete
  2. jadi selingkuhan juga ngak enak,, ngerasa bersalah sama keadaan,, merasa bersalah sama diri sendiri,, dan yang pasti merasa bersalah sama pacar si Dia,,
    padahal saya yang jadi duri, yang jadi orang ke 2 tapi, kenapa setiap dia pamitan mau pergi dengan pacarnya. rasanya sakiit banget.
    pengen hatinya 100 % buat aku, tapi ngak mungkin.
    tapi aku ngak pernah nyuruh dia milih aku atau pacarnya,, kerena rasa sayang aku ke dia, aku ngak mau dia bingung atau menyesal sama keputusan yang dia ambil di kemudian hari.
    ingin mundur tapi takut kehilangan, ingin terus bersama tapi makin sakit...
    hati aku bukan mainan, sewaktu waktu bisa sirosis hati krna cinta..

    ReplyDelete

Post a Comment