Pilihan


Apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita mencintai apa yang kita dapatkan? Ataukah justru harus mendapatkan apa yang kita cintai?
Jawabanya, ikuti berikut;



Mencintai Apa Yang Kita Dapatkan adalah wujud syukur yang paling dalam dengan kepasrahan diri atas rizki dan karunia dari yang kuasa. Menenangkan hati dengan berbaik hati menerima kenyataan dan tentunya tak pernah mengeluh atas pilihan yang kita dapat.
"tetapi bukankah kepasrahan demikian itu lebih terlihat seperti ke-putus-asa-an?" pertanyaan demikian adalah tanda bahwa ia yang bertanya sedang tidak mencintai apa yang ia dapatkan. Kita bisa melakukan perubahan besar terhadap apa yang kita dapatkan dengan dasar kita mencintainya.
Kata mario teguh: "cinta itu menuntut". Dan benar. Jika kita mencintai sesuatu ataupun seseorang, kita akan menuntut untuk merubahnya menjadi lebih baik. Dan dengan demikian, bersyukur bukan semata-mata menerima apa adanya. Tetapi lebih menerima apa yang ada dan mengoptimalkannya untuk lebih baik.
Ada sebuah cerita, seorang kawan mendapatkan perkerjaan sebagai seorang tukang gerenda besi. Pekerjaan yang rendah dengan upah yang rendah pula. Di dalam pekerjaanya ini, sang kawan tak pernah merasa nyaman. Berbagai faktor mulai dari tekanan pekerjaan, upah yang minim, juga pandangan tetangga ketika dirumah. Tetapi kemudian ia berusaha untuk tetap menyukai pekerjaannya. Karena ia tahu, ia perlu untuk menyekolahkan adiknya. Dan ternyata dengan cintanya pada pekerjaanya, ia bisa membanggakan diri karena di pekerjaanya sekarang ia adalah pimpinan proyeknya.

Sedangkan Mendapatkan Apa Yang Kita Cintai adalah bentuk perjuangan yang berorientasi pada logika dan penalaran kebaikan yang kita tahu. Berlandas pada etika sosial yang kita pelajari, bahwa mimpi tidak kita tunggu tetapi harus kita jemput.
Menjemput impian, mengejar cita-cita, berambisi tinggi, bukan seperti seorang yang sedang menolak terhadap apa yang ia dapatkan. Jangan berpikir bahwa dengan kita mendambakan apa yang tidak diberikan tuhan kepada kita sekarang adalah sebuah tindakan tidak bersyukur. Justru ini adalah bentuk syukur yang terbaik. Dengan berjuang, ini menunjukan rasa syukur kita dengan menggunakan semaksimal mungkin apa yang kita miliki, mengoptimalkan segala daya dan upaya yang kita mampu.

Dan kembali ka pertanyaan awal,
Apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita mencintai apa yang kita dapatkan? Ataukah justru harus mendapatkan apa yang kita cintai?
Jawabanya, cobalah raba hati.

Comments