KITA

Berkisahnya kamu, dengan mimpimu
berceritanya aku dengan harapanku
Tak satupun dari kita akan bertemu dalam cita-cita

Anganmu Jauh di Batas Samudra
sedang Hayalku Terpendan di balik Lembah
Hingga tutup Usiapun tak kan terbangun Jembatan menyambungnya

Dan ketika kita tersadar akan kita masing-masing,
Adakah harapan kita untuk bisa melewatinya?
Ataukah hanya aku? atau mungkin justru hanya kamu?
Dan sebenarnya Tangan Tuhanlah yang berkuasa.

Comments