Cemburuku

Engkau pasti tahu tuhan.
Ketika para sahabatku menodai kenikmatanmu.
Ketika mereka dengan bangganya bercerita.
Bahkan mereka juga ingat engkau ketika melakukannya.

Engkau juga tahu tuhan.
Ketika aku ingin melakukannya.
Ketika aku hanya berbicara, bukan memaksa.
Dan ketika ternyata aku tak melakukannya.

Jujur,
Aku cemburu tuhan.
Aku dengki kepada mereka.
Atau mungkin kepadamu.

Mereka terlihat tak ada sesal diwajahnya.
Mereka seharusnya dirajam badannya.
Tetapi mengapa engkau tak anugerahkan mereka binasa?
Aku tahu aku tak lebih baik dari mereka.
Tetapi aku tak kufur atas nikmatmu, aku syukur.

Yang aku cemburu.
Mereka dapati mahkota cinta.
Tanpa pangkat sebagai seorang yang bersalah.
Sedang aku tak dapati sebuah rasa.
Tetapi tak juga aku lebih benar atasnya.

Engkau maha adil tuhan.
tetapi jujur,
aku masih tak tahu dimana?

Comments